Kamis, 16 Juni 2011

Ponsel Terbukti Bukan Penyebab Kanker Otak

Ponsel Terbukti Bukan Penyebab Kanker Otak

E-mail Print PDF
Pengguna ponsel boleh mengelus dada karena setelah sekian banyak perdebatan panjang antar peneliti tentang ponsel, sebuah fakta baru terungkap. Jika sebelumnya ponsel diisukan sebagai penyebab kanker otak, kini peneliti benar-benar mengatakan hal itu tidak benar.

Sebuah mekanisme biologis yang diterapkan peneliti untuk mengetahui efek radiasi ponsel terhadap kesehatan manusia tidak berhasil mengidentifikasi apa-apa. Tidak ada perubahan substansial apapun pada otak orang dewasa baik yang sudah kena tumor maupun yang belum sejak tahun 1990-an.


The Danish Cancer Society menganalisis tingkat tumor otak partisipan berumur 20 hingga 79 tahun yang berasal dari Denmark, Finlandia, Norwegia dan Swedia. Peneliti tidak menemukan adanya tren peningkatan kanker pada mereka yang menggunakan ponsel.

Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of the National Cancer Institute disebutkan bahwa frekuensi elektromagnetik yang keluar dari ponsel tidak mempengaruhi mekanisme biologis pada tubuh manusia.

Studi dilakukan selama 30 tahun sejak tahun 1974 hingga 2003 terhadap 59.684 partisipan yang punya kasus tumor otak dan 16 juta lainnya yang tidak memiliki tumor otak. Hasilnya, memang ada peningkatan penyakit kanker tapi sangat kecil dan tidak signifikan.

Peneliti menganalisis dua jenis kanker otak, yaitu glioma dan meningioma. Hasilnya, kanker glioma hanya meningkat 0,5 persen pada laki-laki dan 0,2 persen pada perempuan.

Adapun untuk kanker meningioma meningkat 0,8 persen. Isabelle Deltour dari the Danish Cancer Society, Copenhagen mengatakan kenaikan itu sangat kecil sekali dan tidak bisa disimpulkan karena pengaruh ponsel.

Alat detektor biologis yang dibuat peneliti tidak berhasil menjelaskan apa-apa tentang kenaikan yang sangat kecil itu. Itu artinya, tidak benar bahwa ponsel meningkatkan risiko kanker otak, baik glioma maupun meningioma.

"Studi ini telah menambah 5 tahun dari studi sebelumnya yang berakhir pada tahun 1998. Dari situ kami mengetahui bahwa tren tumor otak akibat ponsel tidaklah benar. Kenaikan yang sangat kecil itu tidak bisa disebut sebagai efek ponsel. Kami telah melakukan survei pada pola hidup partisipan, dan pola hidup itulah yang lebih banyak mempengaruhi peningkatan tersebut," jelas Deltour seperti dikutip dari BBC, Jumat (4/12/2009).

Akankah setelah penelitian ini muncul, akan ada lagi penelitian lain yang membantahnya?

Si Kakek dan Suster Cantik

Tadi pagi seorang kakek mampir ke klinik buat ngetes darah, sapa tau kolesterolnya tinggi. Nggak disangka dan nggak diduga yg nerima susternya cantik dan seksi. Si kakek jadi inget waktu seumuran dia dulu. Setelah duduk dimeja, tangan si kakek dipegang sama suster dan jari tengah kakek dicocok pake jarum, trus beberapa tetes darah ditaruh di tester.
Setelah itu suster ingin membersihkan sisa darah yg dijari, dicarinya tissue, eh gak ada, kapas gak ada, tanpa pikir panjang suster memasukkan jari si kakek dimulutnya dan dihisap.
Melihat itu si kakek bengong, dan tanpa pikir panjang si kakek bilang, “boleh test urine sekalian gak sus”

makan apa kita malam ini?

Antok pergi ke dokter mengeluh tentang istrinya yang sudah hilang pendengaran

“Seberapa burukkah pendengarannya?” tanya dokter.
“Entahlah, Dok. Yang jelas saya mesti harus berteriak kalau bicara dengannya”

“Oke, cobalah anjuran saya. Berdiri sekitar 6 meter darinya,lalu katakan sesuatu. Kalau dia tak bisa mendengarmu, berdirilah lebih dekat darinya, lalu katakan yang Anda katakan tadi. Kalau dia belum juga mendengar, teruslah mendekat. Dengan begitu saya akan tahu berapa jarak maksimal pendengarannya.”

Maka, Antok pulang ke rumah dan mendapati istrinya sedang memasak di dapur. Dari jarak 6 meter ia berteriak, “Makan apa kita malam ini?”
Tak ada jawaban.

Lalu ia mendekat lagi, berhenti di jarak 5 meter dan menanyakan hal yang sama. Juga tak terdengar jawaban. Begitu juga pada jarak 3 meter.

Akhirnya, ia berdiri di samping istrinya. “Makan apa kita malam ini?” katanya setengah berteriak.

Istrinya berbalik menghadap Antok, memelototinya, dan berteriak:
“Untuk keempat kalinya kubilang: KAMBING GULINGGGG!”

MADU

Madu memang dipercaya sebagai pertolongan pertama untuk penyembuhan ataupun sebagai suplemen penambah stamina sejak dulu.  Tapi kini tak hanya itu saja yang menjadi menjadi khasiat madu. Madu membantu program penurunan berat badan? Bagaimana bisa?

Orang Mesir kuno, Cina, Yunani, dan Roma mempercayai bahwa madu memiliki khasiat yang luar biasa sebagai obat dan juga suplemen tubuh. Sekarang bertambah lagi satu khasiat madu. Berdasarkan penelitian ternyata madu bisa membantu proses penuruan berat badan dalam program diet. Hmm.. bagaimana mungkin?

Pada tahun 2008 sebuah studi yang dilakukan Journal of Food Science melaporkan hasil penelitian mereka. Penelitian yang dilakukan pada sejumlah tikus yang telah diberi makan madu ternyata mampu menurunkan bobot hingga 23% dibandingkan dengan yang mengkonsumsi makanan yang rendah gula selama setahun (satu tahun umur tikus sama dengan 20 tahun umur manusia).

“Madu yang digunakan adalah madu dengan kandungan antioksidan yang cukup tinggi, hal ini yang menyebabkana pembakaran lemak yang lebih besar,” ujar Lynne Chepulis, Ph.D. , ketua penelitian dan juga penulis dari buku ‘Healing Honey‘ (Brown Walker Press, 2008).

Menurutnya lagi, semua makanan yang mengandung antioksidan yang cukup tinggi seperti the hijau mampu meningkatkan metabolisme yang berpengaruh pada pembakaran lemak yang juga meningkat. Tapi perlu diingat, tidak semua madu kaya akan antioksidan. Penelitian lain menunjukkan bahwa jeni smadu yang sering dijumpai seperti madu dari pohon semanggi tidak memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi, hal ini pernah dipublikasikan di Journal of the American Dietetic Association.

Para peneliti menghubungkan mengkonsumsi madu dengan penurunan berat badan memang cukup baik, tapi hanya diawal. Menambahakan sejumlah pemanis dalam menu diet tanpa dibarengi mengurangi mekanan lainnya justru menyebabkan penambahan berat badan.

Para peneliti di Penn State University diuji madu terhadap dextromethorphan-bahan aktif dalam obat-paling batuk sebagai penekan batuk pada anak-anak dan menemukan madu menjadi lebih efektif. Rasa manis pada madu ini mungkin yang menjadikannya ‘bahan aktif’. Jika Anda ingin meredakan batuk anak Anda ataupn batuk Anda sendiri coba minum madu.

Tapi jangan sekali-sekali memberikan madu pada bayi dibawah satu tahun. Karena madu bisa saja mengandung spora dari bakteri yang menyebabkan botulism, karena biasanya tubuh bayi belum memiliki kekebalan yang baik seperti orang dewasa.

“Menurut teori, para lebah madu mengumpulkan serbuk sari dari tanaman. Dengan mengkonsumsi sedikit saja madu setiap harinya mempu merangsang sistem kekebalan tubuh Anda dan juga dapat mengurangi alergi,” demikian penjelasan Miguel P. Wolbert, seorang ahli alergi dan imunologi di Allergy & Asthma Care Center di Evansville, Indiana. “Tapi bukan berarti madu mampu menyembuhkan alergi Anda, hanya mengurangi sedikit alergi.” katanya lagi menambahkan.

FARMASI KLINIK

A. Pelayanan kefarmasian berorientasi pasien
Dengan banyak ditemukannya masalah yang berkaitan dengan obat dan penggunaannya, semakin meningkatnya keadaan sosio-ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat, serta adanya tuntutan masyarakat akan pelayanan kefarmasian yang berkualitas baik di rumah sakit maupun di komunitas, maka diperlukan pelayanan farmasi klinik yang berorientasi pada pasien. Istilah farmasi klinik didefinisikan sebagai suatu disiplin ilmu yang berfokus dalam meningkatkan kerasionalan obat yaitu pengobatan yang efektif, aman, dengan biaya terjangkau, yang berbasiskan pharmaceutical care. Pharmaceutical Care atau asuhan kefarmasian adalah suatu bentuk layanan langsung farmasis kepada pasien dalam menetapkan, menerapkan dan memantau penggunaan obat agar menghasilkan outcome terapi yang diharapkan. Melalui penerapan asuhan kefarmasian diharapkan masyarakat yang mengkonsumsi obat mendapat jaminan atas keamanannya. Pelayanan ini memerlukan hubungan profesional yang erat antara apoteker, pasien, dokter, perawat dan pihak lain yang terlibat.


B. Tugas farmasis di komunitas
Sebagai tenaga profesional seorang farmasis hendaknya berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah untuk menciptakan masyarakat Indonesia yang sehat dan mandiri. Tugas  farmasis di komunitas adalah:
  1. Menjelaskan obat-obat yang digunakan, indikasi, cara penggunaan, dosis, dan waktu penggunaannya
  2. Memberi informasi kepada pasien tentang penyakitnya dan perubahan pola hidup yang harus dijalani
  3. Memonitor kemungkinan terjadinya efek samping obat
  4. Memberikan edukasi kepada pasien untuk mempercepat proses penyembuhan, mencegah bertambah parah atau mencegah kambuhnya penyakit
  5. Memberi penyuluhan kepada masyarakat
  6. Membuat bulletin, leaflet, poster dan iklan layanan masyarakat seputar obat
C. Tugas farmasis di rumah sakit
Penyelenggaraan pelayanan farmasi klinik di rumah sakit didasarkan pada SK Menkes No.1197/MenKes/SK/X/2004 tentang Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit. Berdasarkan SK tersebut, tugas farmasis pada pelayanan farmasi klinik antara lain: (1) melakukan konseling, (2) monitoring efek samping obat, (3) pencampuran obat suntik secara aseptis, (4) menganalisis efektifitas biaya, (5) penentuan kadar obat dalam darah, (6) pelayanan obat sitostatika, (7) penyiapan nutrisi parenteral total, (8) pemantauan penggunaan obat, (9) pengkajian penggunaan obat, dan keikutsertaan dalam penyusunan dan pengelolaan formularium rumah sakit, (10) serta sebagai penyedia informasi dan rekomendasi obat bagi klinisi.
Namun saat ini sebagian besar rumah sakit di Indonesia tampaknya belum melaksanakan pelayanan seperti diatas disebabkan kendala dari farmasis sendiri maupun kebijakan manajemen rumah sakit yang kurang mendukung.
Kendala dari farmasis antara lain:
1. Kurangnya pengetahuan teknis
    Harus diakui bahwa saat ini pengetahuan dan ketrampilan farmasis dalam bidang farmasi klinik masih  
    kurang memadai, salah satu penyebabnya adalah kurang relevannya kurikulum dengan kebutuhan 
    kompetensi
2. Kurangnya kemampuan berkomunikasi
    Sebagian besar profesi farmasi tidak pernah dilatih bagaimana berkomunikasi yang baik khususnya dengan 
    dokter, perawat dan pasien. Padahal interaksi farmasis dengan pasien, dokter, perawat dan tenaga 
    kesehatan lainnya sangat penting untuk mencapai kesembuhan pasien.
3. Kurangnya motivasi dan keinginan untuk berubah
    Masih banyak persepsi pribadi yang menganggap bahwa dirinya(farmasis) bukan sebagai seorang  
    profesional melainkan hanya “sekedar pekerja”. Selain itu adanya kekhawatiran apabila bergeser dari 
    orientasi produk menjadi orientasi lebih ke pasien, maka akan kehilangan “keamanan dan kenyamannya”. 
    Oleh sebab itu mereka lebih senang tetap berada di instalasi farmasi daripada di bangsal.
4. Kurang percaya diri
    Merasa kurangnya kesiapan bekal pengetahuan dan pengalaman membuat farmasis menjadi kurang 
    percaya diri. Hal ini tidak lepas dari kurikulum pendidikan farmasi yang membuat mereka bersifat pasif.

D. Kompetensi farmasi klinik
Di era paradigma patient oriented, mengharuskan setiap farmasis meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam proses pelayanan kesehatan, memahami penyakit dan terapinya dengan memperhatikan kondisi pasien secara individual, mampu mengidentifikasi dan menatalaksana problem kesehatan yang terkait dengan penggunaan obat (drug related problem), dan mampu bekerjasama dengan tenaga profesional kesehatan lainnya yang terlibat langsung dalam perawatan penderita. Oleh karena itu di awal tahun 2000-an mulai dilakukan perubahan kurikulum pendidikan farmasi yang mengarah pada kompetensi farmasi klinik. Kompetensi yang harus dimiliki farmasis agar dapat berperan aktif dalam pelayanan pasien:
  1. Pemahaman patofisiologi
  2. Penguasaan farmakologi (farmakokinetik-farmakodinamik obat)
  3. Penguasaan farmakoterapi
  4. Kemampuan mengenali reaksi obat tidak dikehendaki (efek samping obat)
  5. Kemampuan mengidentifikasi, mencegah dan menyelesaikan permasalahan interaksi obat
  6. Mampu merekomendasi pengaturan dosis
  7. Kemampuan membuat keputusan tentang formulasi dan stabilitas sediaan
  8. Kemampuan menggunakan dan mengelola catatan kasus pasien
  9. Kemampuan menginterpretasikan hasil laboratorium
  10. Trampil mencari sumber informasi/literatur medis
  11. Mampu mengkomunikasikan informasi secara efektif baik lisan maupun tertulis kepada pasien/keluarga pasien dan profesi kesehatan lainnya
Aplikasi pelayanan farmasi klinik tidak hanya di rumah sakit, tapi harus dipraktekkan di semua fasilitas pelayanan kefarmasian dimana terjadi penggunaan obat yaitu di apotek, puskesmas, klinik, toko obat dan praktek bersama. Dalam melaksanakan praktek kefarmasian, farmasis dapat dibantu oleh tenaga teknis kefarmasian. Menurut PP no 51 th 2009, yang dimaksud tenaga teknis kefarmasian adalah tenaga yang membantu apoteker (farmasis) dalam menjalankan pekerjaan kefarmasian, terdiri dari Sarjana Farmasi, Ahli Madya Farmasi, dan Tenaga Menengah Farmasi/Asisten Apoteker. Peraturan tersebut menyatakan bahwa farmasis bersama dengan tenaga teknis kefarmasian disebut sebagai tenaga kefarmasian yang memiliki wewenang dan tanggungjawab memberikan pelayanan kefarmasian. Konsekuensi dari paradigma patient oriented, tenaga kefarmasian dituntut untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar mampu berkomunikasi dengan tenaga kesehatan lain secara aktif, berinteraksi langsung dengan pasien di samping menerapkan keilmuannya di bidang farmasi. Oleh karena itu tenaga kefarmasian harus terus belajar, meng-upgrade keilmuan dan ketrampilannya, sehingga pengetahuan mereka akan selalu up-to-date dan relevan sesuai dengan kebutuhan serta tuntutan masyarakat. Yang tidak kalah penting adalah tenaga farmasi harus berteguh hati untuk mau berubah, mau bekerja keras, bersikap terbuka dan ramah, serta bisa bekerjasama dengan sejawat kesehatan lainnya.

Dikutip dari Artikel Endang Susilowati S.Si, M.Farm-Klin, Apt. (Dosen Akfar-Akafarma Putra Indonesia Malang)

Rabu, 15 Juni 2011

Sering Berjemur Bikin Wanita Panjang Umur

Punya kulit putih bersih merupakan dambaan wanita kebanyakan, sehingga tak sedikit yang selalu menghindari sinar matahari. Padahal wanita berkulit gelap akibat sering berjemur lebih beruntung, karena memiliki peluang lebih besar untuk berumur panjang.
Sebagaimana diketahui, sinar matahari merupakan sumber energi utama untuk mengubah provitamin D yang terdapat di jaringan kulit menjadi vitamin D. Pada manusia, hampir 90 persen pembentukan vitamin D difasilitasi oleh sinar matahari.
Seorang profesor onkologi dari Lund University di Swedia, Hakan Olsson mengatakan vitamin tersebut tidak hanya baik bagi tulang tetapi juga bisa mencegah berbagai penyakit mematikan. Di antaranya penggumpalan darah di kaki atau disebut vein thromboses.


Kulit wajah yang kering tentu tidak memancarkan kesegaran. Padahal, kesegaran wajah memberi penampilan yang prima dan menumbuhkan rasa percaya diri. Selain ketidaktepatan perawatan, kulit wajah yang kering dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

Kulit wajah kering disebabkan karena memang kulit yang cenderung kering. Namun, kurangnya asupan cairan, dehidrasi karena penyakit, perawatan yang mengeringkan kulit seperti pemakaian sabun antiseptik, mandi dengan air yang terlalu dingin atau panas, serta suhu lingkungan yang tinggi dan kelembaban rendah dapat menjadi faktor lain penyebab kulit pada wajah kering.

 Oleh karena itu, untuk menjaga agar kulit tetap lembut, lembab, dan segar perlu memperhatikan berbagai faktor tersebut. Seperti misalnya, memperhatikan asupan cairan yang cukup setiap hari. Minum sekitar 8 sampai 10 gelas per hari memberi kecukupan asupan untuk kesegaran kulit.

Mandi dengan air yang terlalu panas atau terlalu dingin juga memberi dampak kesehatan pada kulit. Disarankan menggunakan sabun yang cocok sesuai kulit agar terjadi pelembaban. Selain itu, agar kulit wajah tidak kering hindari sinar matahari secara langsung dan hindari ruangan ber-AC yang terlalu dingin.
Untuk memberi kelembaban pada kulit yang kering, sebaiknya digunakan krim pelembab. Krim pelembab biasanya bekerja menarik air dari sekeliling kulit dan mencegah agar tidak terlalu banyak penguapan. Dalam menggunakan pelembab perlu diperhatikan saat pengolesan. Saat yang terbaik menggunakan pelembab adalah segera seusai mandi. Usai mandi kulit masih lembab sehingga pelembab dapat berfungsi secara maksimal.

Kini memang banyak beredar di pasar berbagai macam jenis pelembab. Bahan yang digunakan pun sangat beragam seperti asam laktat, asam glikolat, urea, dll. dalam konsentrasi yang tinggi.

Apabila telah mencoba salah satu pelembab namun belum ada tanda perbaikan pada kulit hentikan pemakaian pelembab tersebut. Memang, pemakaian pelembab terkesan semacam try and error. Namun, beberapa merk pelembab pasti dapat ditemukan sesuai dengan kulit.

Konsultasikan ke ahli atau dokter kulit, jika ternyata berbagai pelembab tidak sesuai dengan jenis kulit.

Menghindari Pikun

Menghindari pikunOrang yang punya level vitamin D cukup dalam tubuhnya, cenderung akan terhindar dari penyakit pikun atau Alzheimer di masa tua. Selain kadar vitamin D yang cukup, masih harus ditambah lagi dengan aktivitas gerak badan secara teratur. 
Demikian hasil riset yang dipaparkan dalam konferensi internasional tentang penyakit Alzheimer di Hawai, Amerika. Alzhemair atau pikun kerap terjadi pada orang yang menginjak usia di atas 60 tahun. 
Dalam sebuah studi yang dilakukan di kota Framingham, AS, para peneliti menganalisis kesehatan jantung dan kemampuan kognitif 1.200 orang berusia 70 tahun. Penelitian tersebut dilakukan sejak tahun 1948. Pengukuran latihan fisik telah dilakukan pada tahun 1986-1987. 
Setelah lebih dari dua dekade 242 responden mengalami demensia, termasuk 193 kasus Alzheimer. 
Mereka yang melakukan olahraga dengan intensitas sedang hingga berat, risiko terkena demensia berkurang hingga 40 persen. Sementara mereka yang melakukan olahraga ringan memiliki risiko lebih besar terkena penyakit tersebut, terutama pada pria. 
"Ini merupakan studi dengan skala besar dan periode lama. Kesimpulannya, melakukan olahraga, minimal dalam intensitas menengah, efektif mengurangi risiko pikun," kata Dr Zaldy Tan, dari Brigham and Women's Hospital, Boston. 
Pada studi kedua, para peneliti di Britania Raya menganalisis 3.325 orang berusia 65 tahun ke atas yang ikut serta dalam Survey Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional Ke Tiga di Amerika. Penelitian tersebut merujuk pada  pengukuran kandungan vitamin D dengan kemampuan kognitif.
Para peneliti mengambil contoh sampel darah responden lalu dibandingkan dengan fungsi kognitif yang meliputi tes memori, orientasi ruang dan waktu, serta kemampuan pemusatan perhatian. Bagi mereka yang memiliki nilai di bawah 10 persen digolongkan menderita gangguan kognitif.
Mereka yang mengalami defisiensi vitamin D, beresiko 42 persen lebih tinggi terkena demensia dan mereka yang kekurangan vitamin D akut, risikonya 394 persen lebih tinggi.
"Tampaknya kemungkinan kenaikan tingkat kerusakan kognitif diasumsikan  pada kurangnya vitamin D, konsisten dengan temuan penelitian Eropa sebelumnya," kata David Llewellyn, dari University of Exeter Peninsula Medical School.
Secara alami, kulit akan memproduksi vitamin D saat terkena sinar matahari. Namun, sebagian besar orang dewasa di Amerika kekurangan vitamin D karena kulit kurang produktif  dalam memproduksi vitamin D akibat penuaan dan matahari yang terbatas sepanjang tahun. 
Bila kebutuhan vitamin D tidak terpenuhi dari makanan dan minuman, disarankan untuk mengkonsumsi suplemen vitamin D yang tersedia di pasaran. "Suplemen Vitamin D telah terbukti menjadi cara yang aman, murah dan efektif untuk mengobati kekurangan kekurangan vitamin D," kata Llewellyn.

Segelinding..kesehatan

PENYAKIT

Waspada Demam Berdarah atau DBD

Waspada Demam Berdarah atau DBD

Demam Berdarah Dengue atau DBD biasa menyerang saat musim penghujan. Terlebih negara kita termasuk negara beriklim tropis yang merupakan tempat hidup favorit bagi nyamuk. Demam ini bisa menjadi penyakit yang mematikan jika tidak segera ditangani. Khususnya, anak-anak seringkali menjadi sasaran dari gigitan nyamuk yang menyebabkan penyakit ini. Sebagai orangtua, sebaiknya berusaha mencegah agar anak dan seluruh anggota keluarga agar terhindar dari penyakit ini. Juga perlu bersikap sigap jika ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala penyakit demam berdarah. Bekali diri Anda dengan informasi seputar penyakit ini agar dapat membantu akibat negatif dari penyakit demam berdarah dengue.
» Selengkapnya: Waspada Demam Berdarah atau DBD
Info Penyakit lainnya:

GAYA HIDUP

Siapkah jadi Vegetarian?

Siapkah jadi Vegetarian?

Karena alasan untuk kesehatan, kecantikan, cinta kepada binatang, dan mengurangi pemanasan global, membuat orang akhirnya mengurangi atau sama sekali tidak mengkonsumsi daging hewan dan produk olahannya. Orang seperti ini biasa disebut dengan vegetarian. Tetapi, tahukah Anda bahwa ada beberapa tipe vegetarian berdasarkan apa yang dikonsumsinya? Apa saja manfaat dan kesulitan yang ada untuk menjalani pola makan seperti ini?
» Selengkapnya: Siapkah jadi Vegetarian?
Info Gaya Hidup lainnya:

GAYA HIDUP SEHAT

Melatih Otak untuk Pertajam Ingatan

Melatih Otak untuk Pertajam Ingatan

Apakah Anda sering lupa saat mencari suatu benda? Misalnya Anda sering lupa meletakkan di mana kunci Anda? Atau lupa hal penting yang harus dilakukan? Lupa password? Nilai ulangan anak Anda buruk karena kesulitan menghafal? Hal ini banyak dialami oleh kita. Akibatnya, semakin banyak waktu dan energi yang dibutuhkan untuk mencari barang, mendapat omelan dari orang lain, atau mendapat hasil yang buruk akibat sifat pelupa tersebut. Daya ingat otak memang akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Semakin tua umur seseorang biasanya mereka akan semakin pelupa. Tetapi, ini dapat juga menimpa di usia muda. Masalah ini dapat dikurangi dengan cara melatih otak.
» Selengkapnya: Melatih Otak untuk Pertajam Ingatan
Info Gaya Hidup Sehat lainnya:

PENYAKIT WANITA

Lupus, Pertarungan Seumur Hidup

Lupus, Pertarungan Seumur Hidup

Lupus yang dibahas kali ini bukanlah nama pemuda yang menjadi tokoh dalam buku-buku cerita remaja yang sempat populer beberapa tahun lalu. Lupus adalah jenis penyakit yang menakutkan. Belum diketahui secara pasti penyebabnya. Hampir seluruh penderita penyakit ini adalah wanita. Walau penderita penyakit ini tidak terlalu banyak, tidak ada salahnya untuk mengetahui penyakit Lupus lebih lanjut.
» Selengkapnya: Lupus, Pertarungan Seumur Hidup

GENETIK

Tes DNA, Apakah Akurat dan Dapat Dipercaya?

Tes DNA, Apakah Akurat dan Dapat Dipercaya?

Pernahkah Anda mendengar istilah tes DNA? Mungkin Anda pernah mendengarnya dari lingkungan sekitar Anda, dalam film, berita atau dari gosip selebriti di televisi. Tes DNA atau ADN sampai saat ini merupakan cara yang paling akurat untuk mengetahui jati diri dan identitas seseorang. Apa sebenarnya DNA itu? Apa saja yang diperiksa saat melakukan tes DNA? Bagaimana tes ini bisa mengidentifikasi seseorang?
» Selengkapnya: Tes DNA, Apakah Akurat dan Dapat Dipercaya?

MINUMAN

Minum Air Membuat Sehat

Minum Air Membuat Sehat

Semua orang pasti setuju bahwa air sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup. Air diperlukan oleh tumbuhan sehingga menjadi produsen bagi binatang atau manusia juga sebagai elemen dasar dalam mata rantai kehidupan. Bagi sebagian binatang, selain untuk minum, air juga menjadi tempat tinggal mereka. Tidak mengherankan bahwa bumi diciptakan dengan sebagian besar terdiri dari air. Begitu juga, dengan tubuh kita, 80% terdiri dari air.
» Selengkapnya: Minum Air Membuat Sehat

TAMAN

Apotek Hidup, Tanaman Obat agar Sehat dan Cantik

Apotek Hidup, Tanaman Obat agar Sehat dan Cantik

Banyak tanaman bermanfaat untuk penyembuhan dan pengobatan. Kemampuan menyembuhkan dan efek positif dari beberapa tanaman sebagai obat telah lama diketahui jauh sebelum para ilmuwan menemukan berbagai obat-obatan dengan bahan kimia. Anda juga dapat menanam dan menggunakan tanaman obat di rumah Anda sebagai apotek hidup.
» Selengkapnya: Apotek Hidup, Tanaman Obat agar Sehat dan Cantik

KESEHATAN TUBUH

Tulang Sehat Bebas Osteoporosis

Tulang Sehat Bebas Osteoporosis

Osteoporosis atau penyakit keropos tulang adalah salah satu penyakit yang menimpa tulang karena berkurangnya massa dan kepadatan tulang. Akibat dari osteoporosis adalah tulang-tulang menjadi rapuh dan mudah patah akibat kepadatan tulang berkurang. Tulang sendiri merupakan salah satu bagian penting dari tubuh kita. Tulang merupakan rangka yang menunjang tubuh kita sehingga kita dapat beraktivitas. Dapat dibayangkan bila penunjang tubuh ini rapuh, keropos dan mudah patah, akibatnya adalah rasa sakit pada tulang, gangguan untuk bergerak bahkan menyebabkan kelumpuhan dan cacat permanen. Berikut ini beberapa saran yang dapat Anda terapkan agar tidak mengalami penyakit tulang keropos ini.
» Selengkapnya: Tulang Sehat Bebas Osteoporosis
Info Kesehatan Tubuh lainnya:

Kenali Logam dalam Tubuh Anda

Untuk menjalankan fungsinya dengan baik, tubuh kita memerlukan gizi yang baik. Zat yang diperlukan tubuh tidak hanya berupa karbohidrat, protein, atau vitamin. Berbagai zat logam juga diperlukan agar tubuh bekerja dengan baik. 
Logam apa saja yang diperlukan tubuh? 
Apa fungsinya? 
Berapa banyak yang diperlukan tubuh?



Zat Besi (Fe)

    *
      Fungsi zat besi:
      Mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan menghilangkan racun dari tubuh.
    *
      Efek jika kekurangan:
      Bagian bawah kelopak mata berwarna pucat dan mudah lelah.
    *
      Efek jika kelebihan:
      Dapat menyebabkan pembengkakan pada hati. Zat besi dapat mencegah penyerapan obat. Sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan jika sedang mengkonsumsi suatu obat agar khasiat obat tidak terbuang percuma. Zat besi yang berlebih dapat menyebabkan pembengkakan pada hati dan mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap zat tembaga.
    *
      Sumber makanan zat besi:
      Hati ayam, daging ayam, daging merah, ikan dan kacang polong.
    *
      Dosis yang dianjurkan:
      8-18 mg/hari


Seng (Zn)

    *
      Fungsi:
      Mempertahankan kesuburan, memperkuat daya tahan tubuh, membantu dalam proses penyembuhan dan mampu membantu tubuh agar menghasilkan sekitar 100 enzim yang diperlukan. Kekurangan enzim-enzim ini membuat metabolisme tubuh terganggu yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Seng juga berguna untuk kecantikan kulit yaitu dapat mencegah timbulnya jerawat, mencegah kulit kering dan membantu regenerasi kulit.
    *
      Efek jika kekurangan:
      Luka yang sulit sembuh karena lambatnya regenerasi kulit, tidak ada selera makan, lambatnya pertumbuhan, kelelahan bahkan dapat menyebabkan tidak subur pada pria.
    *
      Efek jika kelebihan:
      Jika jumlah zat ini melebihi 2000 mg di dalam tubuh dapat menghambat penyerapat zat tembaga dan folat yang juga diperlukan tubuh. Efek samping dari kelebihan zat ini antara lain pusing, muntah-muntah, sering mengantuk, berkeringat dan kadar kolesterol rendah.
    *
      Sumber makanan:
      Seng bisa didapat dari makanan seperti buncis, kacang-kacangan, keju, daging sapi, ayam dan aneka ikan laut.
    *
      Dosis yang dianjurkan:
      12 mg/hari.


Mangan (Mn)

    *
      Fungsi:
      Penting untuk menjaga kesehatan otak, tulang, berperan dalam pertumbuhan rambut dan kuku, dan membantu menghasilkan enzim untuk metabolisme tubuh untuk mengubah karbohidrat dan protein membentuk energi yang akan digunakan.
    *
      Efek jika kekurangan:
      Beresiko terkena diabetes, osteoporosis, rematik dan kolesterol tinggi.
    *
      Efek jika kelebihan:
      Menyebabkan kadar besi dalam tubuh menurun sehingga meningkatkan resiko terkena anemia, gangguan kulit, jantung, hati, pembuluh darah dan kerusakan otak. Selain itu, mangan yang berlebihan dapat mencegah penyerapan zat tembaga untuk tubuh.
    *
      Sumber makanan:
      Telur, kacang-kacangan, polong-polongan, sayuran berdaun hijau, daging merah. Pada buah-buahan terdapat pada buah strawberry, nanas, anggur.
    *
      Dosis yang dianjurkan:
      5 mg/hari


Kromium (Cr)

    *
      Fungsi:
      Dibantu dengan vitamin B3, kromium bertugas mengatur penempatan glukosa dalam darah menuju ke sel-sel tubuh untuk kemudian diubah menjadi energi.
    *
      Efek jika kekurangan:
      Meningkatkan kadar kolesterol dan lemak dalam darah yang dapat mengakibatkan penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.
    *
      Efek jika kelebihan:
      Menyebabkan iritasi lambung dan menghambat penyerapan tembaga oleh tubuh.
    *
      Sumber makanan:
      Roti, gandum, jagung, daging, ikan dan keju.
    *
      Dosis yang dianjurkan:
      25 mg/hari


Tembaga (Cu)

    *
      Fungsi:
      Membentuk hemoglobin, kolagen dan menjaga kesehatan saraf.
    *
      Efek jika kekurangan:
      Anemia, radanng sendi dan mudah lelah.
    *
      Efek jika kelebihan:
      Dapat menyebabkan keracunan yang ditandai dengan muntah, pusing, lemas, sakit perut dan diare. Jika terjadi terus-menerus dapat menyebabkan sakit jantung dan kerusakan hati yang berakibat pada kematian.
    *
      Sumber makanan:
      Seafood, gandum, jagung, polong-polongan.
    *
      Dosis yang dianjurkan:
      1,2 mg / hari


Magnesium (Mg)

    *
      Fungsi:
      Berperan penting untuk menjaga kesehatan jantung, ginjal dan otot.
    *
      Efek jika kekurangan:
      Dapat menyebabkan serangan jantung, ginjal, darah tinggi dan serangan asma.
    *
      Efek jika kelebihan:
      Dapat menyebabkan diare.
    *
      Sumber makanan:
      Kacang-kacangan, polong-polongan, sayuran berdaun hijau, gandum, jagung, tahu.
    *
      Dosis yang dianjurkan:
      320 mg/hari
dikutip :..
http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/311-logam-dalam-tubuh.html



Mengatasi Alergi Obat

Mengatasi Alergi Obat

IBARAT makan buah simalakama, alergi obat memang sangat merepotkan. Jika tidak diminum, penyakit tidak sembuh dan semakin merajalela, jika diminum akan menimbulkan alergi.

Penelitian terhadap alergi obat sudah sering kali dilakukan. Beberapa penelitian mengungkapkan reaksi yang tidak diinginkan pada penggunaan obat terjadi sekitar dua persen dari sejumlah pasien yang mengonsumsi obat. Reaksi alergi obat ini biasanya ringan.

Tapi ada juga yang sampai mengancam nyawa. Alergi obat memiliki banyak perbedaan pada masing-masing orang. Misalnya pada penderita udem laring (sembab), syok anfilaktik, serta sindrom Stecvvens-Johnson. Udem laring atau penderita sesak napas, jika mengalami alergi obat akan merasakan seperti orang tercekik.


Pada penderita syok anfilaktik terjadi penurunan tekanan darah dan pada penderita sindrom Stevens-Johnson akan merasakan kulit dan selaput lendir berubah bentuk. Kematian karena alergi, tidak hanya terjadi di negara berkembang, juga di negara maju yang fasilitas kesehatannya supermaju. Bahkan, di negara-negara Eropa masih terjadi kematian karena alergi obat.

Oleh karena itu, di Eropa dibentuk jaringan pemantau alergi obat yang merekam semua kejadian dan memberikan informasi alergi obat yang sering terjadi.

"Alergi obat biasanya terjadi karena tubuh seseorang sangat sensitif sehingga bereaksi secara berlebihan terhadap obat yang digunakan. Tubuh berusaha menolak obat tersebut, namun reaksi penolakannya amat berlebihan sehingga merugikan tubuh sendiri. Reaksi itu bisa berupa gatal, sesak napas, penurunan tekanan darah, reaksi kulit disertai kelainan pada selaput lendir saluran cerna, sindrom Stevens-Johnson pada saluran napas dan kemaluan," kata dokter spesialis kulit Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dr Abdillah Achmad.

Abdillah menyebutkan, risiko alergi obat meningkat pada orang yang memiliki bakat alergi atau dalam istilah kedokteran disebut dengan atopi. Untuk menghindari terjadinya alergi obat, perlu kerja sama antara pasien dan dokter. Pasien harus mengemukakan pengalamannya menggunakan obat selama ini, apakah obat tertentu membuat tubuh alergi atau dicurigai menimbulkan alergi.

"Akan sangat bagus jika setiap orang memiliki catatan tertulis mengenai penggunaan obat dan apa yang dialami tubuhnya. Itu akan sangat memudahkan pemberian obat jika suatu saat dibutuhkan," katanya.

Obat yang dicurigai menyebabkan alergi harus dihindari dan jika diperlukan,dipilih obat yang lebih aman. Meski dapat juga terjadi walaupun tidak sering, seorang yang semula tidak alergi terhadap suatu obat kemudian hari bisa pula menjadi alergi obat.

"Hindari mengonsumsi obat jika tidak perlu. Vitamin diduga aman, sekalipun dapat menimbulkan alergi, bukan karena zat aktif vitaminnya, tapi karena zat tambahan dalam pembuatan obat seperti zat pewarna yang ada di dalamnya," sebut dokter berkacamata minus tersebut.

Pasien yang mengalami reaksi yang tidak diinginkan karena penggunaan obat, harus segera ke dokter untuk mendapatkan pertolongan. Untuk menghentikan alergi obat, hanya ada satu cara yaitu dengan menghentikan pemakaian obat itu, dan mengatasi keadaan yang timbul akibat alergi. Saat ini obat yang beredar di masyarakat jumlahnya jutaan.

Tiap tahun ratusan obat baru diperkenalkan kepada masyarakat. Sebelum obat diizinkan beredar, harus melalui pengujian ketat Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Tentu obat yang diberikan izin beredar yang bermanfaat dan aman. Namun, tidak ada obat yang bermanfaat dan seratus persen aman.

Lebih lanjut ditambahkan Dr Abdillah Achmad, reaksi alergi terhadap obat muncul tanpa diduga. Seseorang yang tadinya tidak apa-apa minum obat tertentu, suatu ketika bisa saja merasa gatal sekujur tubuhnya setelah minum obat tersebut.

"Jangka waktu munculnya alergi bisa cepat, bisa sangat lambat, semuanya tergantung reaksi tubuh," tutur dia.

Demikian pula berat ringannya reaksi alergi. Seseorang mungkin langsung syok tak sadarkan diri sesaat setelah minum obat yang membuatnya alergi. Sementara yang lain hanya gatal, beberapa saat kemudian hilang gatalnya. Bagi kalangan awam, reaksi alergi dianggap keracunan.

Ini berbeda. Reaksi alergi adalah reaksi berlebihan tubuh terhadap bahan tertentu (dalam hal ini obat), sedangkan keracunan (intoksikasi) adalah reaksi yang muncul karena pemakaian obat yang berlebihan hingga melebihi batas toksis berdasarkan batasan farmakologi.

Di era modern seperti sekarang, rekam medik sangat mudah. Bisa menggunakan peranti apapun, pengolah kata, spreadsheet, database atau peranti lain seperti PIM (Personal Information Manager, dengan sedikit modifikasi) atau peranti khusus seperti Medibank. Bila dokter tidak memberikan catatan riwayat alergi obat, penderita berhak memintanya.

Sementara sejumlah pihak berpendapat bahwa kasus alergi disamakan dengan malapraktik, terlebih jika mengakibatkan efek berat semisal Steven Johnson Syndrome atau akibat fatal misalnya kematian. Terlepas dari kendala menyangkut alergi obat, sudah selayaknya para dokter melengkapi dirinya (praktik pribadi ataupun bekerja di institusi layanan medis) dengan peranti rekam medik.

Setidaknya menggunakan lembar status penderita agar alergi obat bisa dihindari. Salah seorang penderita alergi obat, Dewi Andika Pratama, mengaku sangat kaget ketika dirinya mengalami alergi karena obat. Padahal sebelumnya Dewi mengaku tidak ada masalah dengan obat apa pun yang dikonsumsinya.

"Saya alergi obat, baru-baru ini saja. Biasanya kulit saya langsung gatal dan bengkak-bengkak jika mengonsumsi obat penghilang nyeri. Itu membuat saya datang ke dokter dan berkonsultasi," kata Dewi ditemui di RSCM beberapa waktu lalu.
dikutip dari :
http://www.sekolahkesehatan.com/component/content/article/81-keluarga-sehat/160-mengatasi-alergi-obat.html

lainnya silahkan klik..hehehe...
  1. Vitamin D Tekan Risiko Kanker Payudara
  2. Olah Raga Mengurangi Resiko Amnesia
  3. Cara Membuat Anak Berbicara
  4. News1
  5. Cara Membuat Anak Berbicara
  6. News
  7. Ponsel Terbukti Bukan Penyebab Kanker Otak
males copy paste...

Senin, 13 Juni 2011

ANTIBIOTIK

Penggunaan Antibiotik Yang Tepat

What are antibiotics?
Antibiotik (AB) adalah jenis obat kuat yang dapat menghentikan infeksi karena bakteri, yang menyebabkan timbulnya beberapa penyakit (certain illness NOT ALL ILLNESS). Tetapi AB lebih banyak kerugiannya daripada manfaatnya apabila tidak digunakan dengan benar. Kita dapat melindungi diri sendiri dan keluarga kita dari kerugian yang dapat ditimbulkan oleh AB dengan mengetahui kapan kita butuh AB dan kapan tidak perlu.

I. Sejarah dan Jenis AB

 Ketika Perang Dunia ke1, banyak sekali tentara yang mati karena infeksi bakteri yang ringan.Hal ini mendorong para peneliti untuk menemukan obat yang dapat menghentikan infeksi bakteri. Lalu pada tahun 1929, AB ditemukan secara kebetulan oleh peneliti asal Skotlandia, bernama Alexander Fleming. Jenis AB yang pertama diproduksi adalah penicillin. Lalu diakhir tahun 1940-an, AB diproduksi secara masal dan banyak digunakan digunakan oleh tentara sekutu diperang dunia ke2. Sejak itu jutaan nyawa terselamatkan dari infeksi bakteri karena penggunaan AB, sehingga banyak yang menganggap AB adalah obat dewa.
Jika ditinjau dari proses pembuatannya,

AB dapat dibagi menjadi 3, yaitu:

1. AB yang merupakan produk alami.
2. AB semisintetik, yang merupakan produk alami tetapi dibuat beberapa perubahan agar lebih kuat
     sehingga memperluas jenis bakteri yang dapat dibunuh atau untuk mengurangi efek sampingnya.
3. AB full sintetik.

Jika ditinjau dari penggunannya, secara umum AB dapat dibagi menjadi 2, yaitu:

1. Narrow spectrum, berguna untuk membunuh jenis2 bakteri secara spesifik. Mungkin kalau di militer bisa
    disamakan dengan sniper, menembak 1 target dengan tepat. AB yang tergolong narrow spectrum adalah
     ampicillin dan amoxycilin (augmentin, surpas, bactrim, septrim).
2. Broad spectrum, membunuh semua jenis bakteri didalam tubuh, atau bisa disamakan dengan bom nuklir.
    Dianjurkan untuk menghindari mengkonsumsi AB jenis ini, karena more toxic dan juga membunuh jenis
    bakteri lainnya yang sangat berguna untuk tubuh kita. AB yang termasuk kategori ini adalah cephalosporin
    (cefspan, cefat, keflex, velosef, duricef, etc.).

II. Bakteri dan Virus

 Bakteri adalah mikro organisme yang hidup disekitar kita, didalam air minuman, makanan, tanah, tumbuhan, binatang dan didalam tubuh kita, terutama dibagian pencernaan kita. Kebanyakan bakteri tidak berbahaya bagi kita, bahkan ada beberapa yang berguna untuk mencerna makanan. Salah satu kandungan ASI adalah bakteri. Tetapi ada juga bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

Beberapa manfaat bakteri diusus kita:
1. bakteri mengubah apa yang kita makan menjadi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.
2. memproduksi vitamin B & K.
3. memperbaiki sel dinding usus yang tua dan sudah rusak.
4. merangsang gerak usus sehingga kita tidak mudah muntah (konstipasi).
5. menghambat berkembang biaknya bakteri jahat jadi secara tidak langsung mencegah tubuh kita dari
    terinfeksi bakteri jahat.

Bakteri berdasarkan sifat fisiknya dapat dibagi menjadi dua, yaitu gram positif (+) dan gram negatif (-). Infeksi dibagian atas difragma (dada) umumnya disebabkan oleh bakteri gram (+) sedangkan infeksi dibagian bawah
difragma disebabkan oleh bakteri gram (-). Pada umumnya bakteri (+) lebih mudah dilawan.
Virus juga adalah mikro organisme, namun lebih kecil daripada bakteri dan juga dapat menyebabkan infeksi didalam tubuh. Tetapi tidak seperti bakteri yang dapat hidup dimana-mana walaupun diluar tubuh kita, virus hanya dapat hidup dengan menggunakan sel tubuh kita. Sangat penting untuk diketahui bahwa virus tidak dapat dibunuh dengan AB. Virus hanya dapat dibunuh dengan sistem kekebalan tubuh kita sendiri dan demam merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh. Jadi, apabila kita mengalami demam, sebaiknya tidak diberi obat penurun panas apabila demamnya tidak terlalu tinggi, karena dengan demam, virus dapat dibunuh.

III. Kapan kita perlu Antibiotik dan kapan tidak perlu?

Beberapa contoh penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan tidak memerlukan AB secara langsung:
1. Pilek; disebabkan oleh virus. Gejala sakit pilek biasanya hidung mampet, tenggorokan sakit, suka bersin2,
    batuk atau sakit kepala. Tidak perlu pemberian AB. Walaupun hidung mengeluarkan ingus berwarna hijau/
    kuning, bukan berarti perlu AB.
2. Flu (influenza); gejalanya adalah demam, badan mengigil, pegal linu, sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk
    kering. Tidak perlu AB.
3. Batuk; lebih sering disebabkan oleh infeksi virus dan kebanyakan batuk tidak memerlukan AB.
4. Bronchitis; gejalanya adalah batuk dan demam. Hampir selalu disebabkan oleh infeksi virus, tidak perlu
    pemberian AB. AB hanya diperlukan apabila ANAK TERINFEKSI BAKTERI seperti PERTUSSIS
    (BATUK REJAN/BATUK 100hari) atau MYCOPLASMA
5. Pharyngitis; gejalanya adalah sakit tenggorokan. Disebabkan oleh virus dan sama sekali tidak perlu
    pemberian AB.
6. Sinusitis; umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Tidak perlu AB, kecuali sinus yang berkepanjangan,
    terus berlanjut selama 2 minggu atau lebih.

Beberapa contoh penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan perlu pemberian AB;
1. Infeksi saluran kemih;
2. Infeksi telinga; ada beberapa macam infeksi telinga yang memerlukan pemberian AB, tetapi tidak
    semuanya perlu AB.
3. Strep throat; yaitu radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus, dan kemungkinan
    terjadi hanya 15%. Untuk mengetahui apakah radang tenggorokan disebabkan oleh bakteri Streptococcus
    yaitu dengan usap tenggorokan, lalu dikultur.


IV. Dampak Negatif Antibiotik

§ Efek samping
Pemakaian AB, selain dapat menghentikan infeksi bakteri, juga memiliki efek samping yang merugikan si pengguna, seperti:
1. AAD (Antibiotic Associated Diarrhea) atau disebut juga diare akibat antibiotic. Selain itu juga
    menyebabkan gangguan pencernaan perut lainnya seperti mual, muntah atau mulas. Gejala ini merupakan
    efek samping yang paling sering terjadi akibat penggunaan AB dan juga menimbulkan gejala lainnya, yaitu
    dehidrasi. Apabila pemakaian ABnya berlebihan dan tidak pada tempatnya dapat mengganggu
    keseimbangan bakteri didalam pencernaan, karena AB membunuh bakteri yang bermanfaat bagi
    pencernaan, sehingga memberi kesempatan bagi bakteri jahat untuk berkembang biak. Sehingga tempat
    yang tadinya dihuni oleh bakteri baik digantikan oleh bakteri jahat. Kondisi ini juga disebut sebagai
    SUPERINFECTION.
2. Demam (drug fever). AB yang dapat menimbulkan demam bactrim, septrim, sefalosporin & eritromisin.
3. Gangguan darah. Beberapa AB dapat mengganggu sumsum tulang, salah satunya kloramfenikol.
4. Kelainan hati. AB yang paling sering menimbulkan efek ini adalah obat TB seperti INH, rifampisin dan
    PZA (pirazinamid).
5. Gangguan fungsi ginjal. Golongan AB yang bisa menimbulkan efek ini adalah aminoglycoside (garamycine,
    gentamycin intravena), Imipenem/Meropenem dan golongan Ciprofloxacin. Bagi penderita penyakit ginjal,
    harus hati2 mengkonsumsi AB.
6. Pada wanita, ada beberapa jenis AB yang dapat menyebabkan pil KB menjadi kurang efektif. Jadi
    sebaiknya menggunakan metode KB lainnya selama menggunakan AB. Selain itu, AB juga dapat
    mencapai fetus dan menimbulkan efek samping. Karena itu, sangat penting untuk memberitahu dokter
    anda apabila anda sedang hamil atau menyusui.

§ Reaksi Alergi
Mulai dari yang ringan seperti ruam, gatal sampai dengan yang berat seperti pembengkakan bibir/kelopak mata dan gangguan nafas. Apabila anda memiliki alergi terhadap AB dimasa lalu, beritahu dokter anda.

§ Antibiotic Resistance
Dari semua dampak negatif yang ditimbulkan, AB resistance (bakteri kebal terhadap AB) merupakan perhatian utama diseluruh dunia. Karena AB resistance tidak hanya merugikan si pengguna, tetapi juga berdampak luas terhadap lingkungan sekitar. Dan yang paling berbahaya apabila AB menjadi kehilangan kemampuannya untuk menghentikan infeksi bakteri (become impotent).
Contohnya, apabila ada seseorang (si A) menggunakan AB (jenis X) untuk mengobati penyakit karena infeksi virus, selain sia-sia, cepat atau lambat hal ini akan menciptakan bakteri yang tahan terhadap AB jenis X (SUPERBUGS). Lalu bakteri ini menyebar ke sekitar dan menjangkiti si B, maka yang terjadi kemudian adalah bakteri ini sudah tidak mempan oleh AB jenis X, walaupun si B belum pernah memakai AB sama sekali. Sehingga untuk mengobatinya, harus menggunakan AB jenis yang lebih kuat (jenis Y). Hal ini dapat terus berlanjut dan berulang-ulang,sehingga tercipta suatu bakteri yang kebal terhadap semua jenis AB yang ada, yang terkuat sekalipun. Lalu apa yang akan terjadi?? Tidak menutup kemungkinan dimasa mendatang tercipta kondisi dimana sudah tidak ada lagi jenis AB yang dapat menghentikan infeksi bakteri, bahkan yang paling ringan sekalipun. Apabila hal ini terjadi, maka manusia akan dihadapi kondisi seperti era dimana AB belum ditemukan, yaitu tak ada pencegahan terhadap infeksi bakteri sehingga angka kematian akan melonjak naik dengan drastis.
Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), bisa dibilang hampir semua infeksi bakteri kelas berat menjadi kebal terhadap berbagai jenis AB. CDC memperkirakan sekitar hampir 2 juta orang setiap tahunnya di US terkena infeksi ketika berada di rumah sakit yang menyebabkan 90,000 kematian. Lebih dari 70% bakteri yang menyebabkan infeksi tersebut sudah kebal, setidaknya terhadap 1 jenis AB, yang biasanya digunakan untuk mengobatinya.
AB resistance sebenarnya bukanlah fenomena baru, melainkan sudah terjadi pertama kali tidak lama setelah AB pertama (penicillin) digunaan secara luas pada akhir tahun 1940-an. Jenis bakteri resistance ini adalah Staphylococcus aureus (S. aureus). Bakteri ini menyebabkan berbagai macam infeksi, mulai dari infeksi saluran kemih sampai dengan pneumonia. Bahkan methicillin, yang merupakan salah satu jenis AB yang paling kuat yang ada sudah tidak dapat lagi menghentikan keturunan dari bakteri S. aureus. Vancomycin, jenis AB yang paling kuat untuk menghentikan bakteri jenis ini juga mulai dikhawatirkan kehilangan keampuhannya.
“AB resistance means more visits to the doctor, a lengthier illness and possibly more toxic drugs”.

Bagaimana AB resistance timbul?
1. Alami; ada beberapa jenis bakteri yang kebal, bahkan jauh sebelum AB ditemukan. Pernah ada penelitian
    terhadap bakteri yang ditemukan di artic glacier, diperkirakan berusia 2,000 tahun, ternyata beberapa
    bakteri yang ditemukan tersebut kebal atas beberapa jenis AB.
2. Mutasi; mutasi adalah adanya perubahan genetik atau DNA, sehingga bakteri dapat melawan AB.
3. Transfer genetik; suatu jenis bakteri juga dapat menjadi kebal terhadap AB dengan cara bertukar genetik
    dengan bakteri lainnya yang sudah resistant, atau dapat disebut “bacterial sex”. Ini merupakan cara yang
    memungkinkan bakteri untuk transfer genetic material, sehingga melahirkan jenis bakteri baru yang
    resistant. Apalagi bila terjadi “bacterial sex” antara dua jenis bakteri yang masing-masing sudah resistant
    terhadapa jenis AB yang berbeda, sehingga akan tercipta bakteri yang resistant terhadap beberapa macam
    jenis AB sekaligus.

“The bacteria don’t care what other bacteria they’re giving their genes to”.
Menurut CDC, di US setiap tahunnya terdapat 10 juta resep AB untuk mengobati infeksi virus, dimana hal ini tidak memberikan manfaat, seperti kita semua ketahui. Beberapa alasan mengapa hal ini dapat terjadi:
1. Diagnostic uncertainty.
2. Time pressure.
3. Patient Demand.
“People don’t want to miss work or they have a sick child who kept the family up all night and they’re willing to try anything that might work”. It’s easier for the physician to give AB than to explain why it might be better not to use it.
Selain masalah AB resistance diatas, yang menjadi perhatian para ahli kesehatan adalah meningkatnya penggunaan bahan anti bakteri atau desinfektan pada produk-produk sabun, detergent, lotion dan household items lainnya. Padahal menurut Stuart Levy, president of the Alliance for the Prudent Use of Antibiotics (Persekutuan untuk Penggunaan Antibiotik Dengan Bijaksana), selama ini belum ada bukti bahwa penggunaan desinfektant memberikan manfaat yang nyata kepada kesehatan masyarakat, karena pada umumnya bakteri dirumah tidak berbahaya atau temasuk bakteri baik. Cukup menggunakan sabun dan air yang bagus. Sebaiknya penggunaan desinfektant hanya dibatasi di rumah sakit atau ketika di rumah ada orang sakit yang kekebalan tubuhnya rendah (pasca transplantasi, anak penyakit kronis yang memperoleh steroid dan lain-lain).

V. Bagaimana Kita Membantu?

Tips untuk menghindari pemakaian AB yang berlebihan atau tidak pada tempatnya:
1. Jangan minta atau gunakan AB untuk penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Mari rubah mind set
    kita ketika mengunjungi dokter, dengan bertanya “Apa penyebab penyakitnya dok?” bukan “Apa obatnya
    dok?!”. Untuk menghindari Patient Demand.
2. Apabila memang perlu menggunakan AB, mulailah dengan menggunakan jenis AB yang ringan atau narrow
    spectrum.
3. Hindari pemakaian lebih dari 1 jenis AB, kecuali untuk TBC atau infeksi berat dirumah sakit.
4. Habiskan semua AB yang diresepkan, walaupun anda sudah merasa baikan. Apabila tidak dihabiskan,
    AB mungkin belum membunuh semua infeksi bakteri yang ada, sehingga memberi kesempatan bakteri
    yang tersisa untuk menjadi resistant.
5. Jangan pernah sharing AB, maksudnya adalah jangan mengkonsumsi AB orang lain atau sebaliknya,
    walaupun gejala penyakitnya sama.

Semakin sering dan semakin lama kita makan antibiotik, semakin besar risiko terbentuknya superbugs dan semakin meningkat pula risiko superinfection.
SEMAKIN SERING MENGKONSUMSI ANTIBIOTIK, SEMAKIN SERING KITA SAKIT.


Selain tips diatas, ada beberapa pertanyaan yang sebaiknya anda ajukan ketika dokter anda meresepkan AB, yaitu:
1. Mengapa saya perlu AB?
2. Apa yang dilakukan AB?
3. Apa efek sampingnya?
4. Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya efek samping?
5. Apakah AB harus diminum pada waktu tertentu, misalnya sebelum atau sesudah makan?
6. Bagaimana bila AB ini dimakan bersamaan dengan obat yang lain?
7. Beritahu pula bila anda mempunyai alergi terhadap suatu obat atau makanan, dll. Sehingga dokter dapat
    memikirkan metode pengobatan yang terbaik bagi anda.

The less you consume antibiotics, the less frequent you get sick.
Kim Mulholland

VI. Penutupan

Masalah AB resistance bukan hanya masalah dokter dan para ilmuwan saja, tapi ini juga merupakan masalah kita bersama. Semua pihak seharusnya terlibat didalam menangani hal ini, karena IRRATIONAL DOCTOR AND IRRATIONAL CONSUMERS THAT LEAD TO IRRATIONAL USE OF ANTIBIOTICS. Oleh karena itu mari kita bersama-sama untuk menyelamatkan antibiotik, karena selama ini antibiotik telah menyelamatkan kita semua. Yaitu dengan cara menjadi konsumen kesehatan yang SMART AND CRITICAL
Sebagai konsumen kesehatan yang “bertanggung jawab”, kita harus berperan aktif “melindungi diri kita dan keluarga kita” dengan cara, menggali dan mencari pengetahuan kedokteran serta belajar memahami kondisi yang kita alami. Dengan berbekal pengetahuan dasar ilmu kesehatan, maka Insya Allah, kita akan menjadi konsumen kesehatan yang “smart and critical”.

Semoga bermanfaat!

Minggu, 12 Juni 2011

PENGENALAN JARINGAN LAN

pengenalan jaringan LAN

Pengertian dan Prinsip Kerja LAN
================================

LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem
komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleksgedung
atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum
seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya
adalah pemilik LAN itu sendiri.
Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh
lokasi secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkansemua
komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan
kata lain berhubungan. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya
pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama.
LAN yang umumnya menggunakan hub, akan mengikuti prinsip kerja hub itu
sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuantentang
alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena
hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port
sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.



Komponen-komponen Dasar LAN
===========================

Beberapa komponen dasar yang biasanya membentuk suatu LAN adalah sebagai
berikut:

•Workstation
------------
Workstation merupakan node atau host yang berupa suatu sistem komputer.
Sistem komputer ini dapat berupa PC atau dapat pula berupa suatu komputer
yang besar seperti sistem minicomputer, bahkan suatu mainframe.
Workstation dapat bekerja sendiri (stand-alone) dapat pula menggunakan
jaringan untuk bertukar data dengan workstation atau user yang lain.

•Server
-------
Perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk melayani jaringan dan
workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.pada umumnya sumber
daya (resources) seperti printer, disk, dan sebagainya yang hendak
digunakan secara bersama oleh para pemakai di workstation berada dan
bekerja pada server. Berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server,
file server, print server, dan suatu server juga dapat mempunyai beberapa
fungsi pelayanan sekaligus.

•Link (hubungan)
----------------
Workstation dan server tidak dapat berfungsi apabila peralatan tersebut
secara fisik tidak terhubung. Hubungan tersebut dalam LAN dikenal sebagai
media transmisi yang umumnya berupa kabel. Adapun beberapa contoh dari
link adalah:
1.Kabel Twisted Pair
•Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted
Pair(UTP)
•Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon
•Relatif murah
•Jarak yang pendek
•Mudah terpengaruh oleh gangguan
•Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps

2.Kabel Coaxial
•Umumnya digunakan pada televisi
•Jarak yang relatif lebih jauh
•Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps
•Harga yang relatif tidak mahal
•Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair

3.Kabel Fiber Optic
•Jarak yang jauh
•Kecepatan data yang tinggi, 100 Mbps
•Ukuran yang relatif kecil
•Sulit dipengaruhi gangguan
•Harga yang relatif masih mahal
•Instalasi yang relatif sulit


•Network Interface Card (NIC)
-----------------------------
Suatu workstation tidak dihubungkan secara langsung dengan kabel jaringan
ataupun tranceiver cable, tetapi melalui suatu rangkaian elektronika yang
dirancang khusus untuk menangani network protocol yang dikenal dengan
Network Interface Card (NIC).

•Network Software
-----------------
Tanpa adanya software jaringan maka jaringan tersebut tidak akan bekerja
sebagaimana yang dikehendaki. Software ini juga yang memungkinkan sistem
komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem komputer yang lain.

Peralatan Pendukung LAN
=======================

a.Repeater
------------
•Pada OSI, bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan dan memperkuat sinyal
•Banyak digunakan pada topologi Bus
•Penggunaannya mudah dan Harga yang relatif murah
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian
data secara broadcast
•Hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk
maka port-port yang lain harus menunggu.

b.Hub
-----
•Bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan sinyal
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
•Penggunaannya relatif mudah dan harga yang terjangkau
•Hanya memiliki satu buah domain collision

c.Bridge
--------
•Bekerja di lapisan Data Link
•Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
•Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing2 port

d.Switch
--------
•Bekerja di lapisan Data Link
•Setiap port didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri
•Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk
semua port
•Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)

e.Router
--------
•Router berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data
•Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data
•Menghubungkan antar jaringan LAN, bahkan dengan WAN
 

Topologi Jaringan Local LAN (Local Area Network Topology)

Jaringan Lokal (LAN) untuk Keperluan Informasi Dan Komunikasi Dengan jaringan komputer, setiap pekerjaan diharapkan dapat selesai dengan cepat. Jaringan komputer mampu menghubungkan komputer dengan komputer lainnya. Salah satu jaringan komputer adalah internet. Internet merupakan teknologi jaringan raksasa yang telah menjadi realitas dalam kebutuhan informasi dan komunikasi jutaan manusia di dunia ini. Dalam perkembangan pertamanya, jaringan komputer masih menggunakan kabel koaksial. Kini, jaringan dibangun dengan kabel dari serat optik (fiber Optics) atau komunikasi tanpa kabel (nirkabel) TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data komputer di internet. Komputer-komputer yang terhubung ke internet berkomunikasi dengan protokol TCP/IP, karena menggunakan bahasa yang sama perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah. Komputer PC dengan sistem operasi Windows dapat berkomunikasi dengan komputer Macintosh atau dengan Sun SPARC yang menjalankan Solaris. Jadi, jika sebuah komputer menggunakan protokol TCP/IP dan terhubung langsung ke internet, maka komputer tersebut dapat berhubungan dengan komputer di belahan dunia mana pun yang juga terhubung ke internet.

Ciri-ciri jaringan komputer:
1. berbagi perangkat keras (hardware).
2. berbagi perangkat lunak (software).
3. berbagi saluran komunikasi (internet).
4. berbagi data dengan mudah.
5. memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan.


Jaringan Komputer

Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer yang terhubung bersama dan dapat berbagi sumber daya yang dimilikinya, seperti printer, CDROM, pertukaran file, dan komunikasi secara elektronik antar komputer. Hubungan antar komputer dalam jaringan dapat menggunakan media kabel, telepon, gelombang radio, satelit atau sinar infra merah (infrared).

Jenis jaringan komputer terbagi dalam dua klasifikasi, yaitu berdasarkan teknologi trasmisi dan berdasarkan jarak.

A. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Teknologi Transmisi.

Jenis jaringan berdasarkan teknologi transmisi dibagi menjadi dua, yaitu jaringan broadcast dan jaringan point-to-point.

Berikut uraiannya :
  1. Jaringan Broadcast Jaringan ini menggunakan saluran komunikasi tunggal yang digunakan semua komputer atau mesin yang terhubung pada jaringan ini secara bersama-sama.

  1. Jaringan Point-to-Point Jaringan ini terdiri atas beberapa komputer atau mesin yang seringkali harus memiliki banyak rute karena jaraknya berbeda. Dalam mengirim paket dari suatu mesin sumber ke suatu tujuan, paket jenis ini harus melalui mesin perantaranya yang bisa melalui banyak rute.


Pada umumnya jaringan lokal atau jaringan yang secara geografis kecil cenderung memakai jaringan broadcast, sedangkan jaringan yang lebih besar dapat menggunakan jaringan Point-to-Point.


B. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Jarak.

Jenis jaringan berdasarkan jarak terbagi tiga, yaitu Local Area Network (LAN), Metropolitan Area Network (MAN), dan Wide Area Network (WAN).

Berikut uraiannya :


1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.

LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
  • Komponen Fisik Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan.

  • Komponen Software Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
    Jaringan ini disebut sebagai jaringan area, yaitu jaringan yang terbatas untuk area kecil, seperti pada lingkungan perkantoran di sebuah gedung, sekolah, atau kampus. Dalam jaringan LAN, terdapat satu komputer yang biasa disebut server, yang fungsinya adalah untuk memberikan layanan perangkat lunak (software), mengatur aktivitas jaringan dan menyimpan file. Selain server ada pula komputer lain yang terhubung dalam jaringan (network) yang disebut dengan workstation (client). Pada umumnya teknologi jaringan LAN menggunakan media kabel untruk menghubungkan komputer-komputer yang digunakan.

    LAN dapat dibedakan berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya. Teknologi transmisi yang bisa digunakan adalah transmisi kabel tunggal. Pada LAN biasa, kecepatan transmisi sekitar 10 – 100 Mbps (Megabit/second), dan faktor kesalahan kecil. Topologi yang digunakan biasanya topologi Bus, Star dan Ring.



2. Metropolitan Area Network (MAN)

Jaringan ini lebih luas dari jaringan LAN dan menjangkau antar wilayah dalam satu provinsi. Jaringan MAN menghubungkan jaringan-jaringan kecil yang ada, seperti LAN yang menuju pada lingkungan area yang lebih besar. Contoh, beberapa bank yang memiliki jaringan komputer di setiap cabangnya dapat berhubungan satu sama lain sehingga nasabah dapat melakukan transaksi di cabang maupun dalam propinsi yang sama.


3. Wide Area Network (WAN)

Jaringan ini mencakup area yang luas dan mampu menjangkau batas propinsi bahkan sampai negara yang ada dibelahan bumi lain. Jaringan WAN dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dengan menggunakan satelit atau kabel bawah laut. Topologi yang digunakan WAN menggunakan topologi tak menentu sesuai dengan apa yang akan digunakan. Topologi Jaringan (Bentuk Jaringan) Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub/Switch dan pengkabelannnya. 

 Topologi jaringan umum


Terdapat tiga macam topologi jaringan umum digunakan, yaitu Bus, Star dan Ring. Topologi Jaringan Topologi merupakan suatu pola hubungan antara terminal dalam jaringan komputer. Pola ini sangat erat kaitannya dengan metode access dan media pengiriman yang digunakan. Topologi yang ada sangatlah tergantung dengan letak geograpis dari masing-masing terminal, kualitas kontrol yang dibutuhkan dalam komunikasi ataupun penyampaian pesan, serta kecepatan dari pengiriman data.

a. Point to Point (Titik ke-Titik).

Jaringan kerja titik ke titik merupakan jaringan kerja yang paling sederhana tetapi dapat digunakan secara luas. Begitu sederhananya jaringan ini, sehingga seringkali tidak dianggap sebagai suatu jaringan tetapi hanya merupakan komunikasi biasa. Dalam hal ini, kedua simpul mempunyai kedudukan yang setingkat, sehingga simpul manapun dapat memulai dan mengendalikan hubungan dalam jaringan tersebut. Data dikirim dari satu simpul langsung kesimpul lainnya sebagai penerima, misalnya antara terminal dengan CPU.

Topologi jaringan Point to Point (Titik ke-Titik)


 
Topologi jaringan Point to Point (Titik ke-Titik)


b. Star Network (Jaringan Bintang).

Dalam konfigurasi bintang, beberapa peralatan yang ada akan dihubungkan kedalam satu pusat komputer. Kontrol yang ada akan dipusatkan pada satu titik, seperti misalnya mengatur beban kerja serta pengaturan sumber daya yang ada. Semua link harus berhubungan dengan pusat apabila ingin menyalurkan data kesimpul lainnya yang dituju. Dalam hal ini, bila pusat mengalami gangguan, maka semua terminal juga akan terganggu. Model jaringan bintang ini relative sangat sederhana, sehingga banyak digunakan oleh pihak per-bank-kan yang biasanya mempunyai banyak kantor cabang yang tersebar dipelbagai lokasi. Dengan adanya konfigurasi bintang ini, maka segala macam kegiatan yang ada di-kantor cabang dapatlah dikontrol dan dikoordinasikan dengan baik. Disamping itu, dunia pendidikan juga banyak memanfaatkan jaringan bintang ini guna mengontrol kegiatan anak didik mereka.


Topologi Star Network (Jaringan Bintang)

 
Topologi jaringan Star Network (Jaringan Bintang)



c. Ring Networks (Jaringan Cincin)

Pada jaringan ini terdapat beberapa peralatan saling dihubungkan satu dengan lainnya dan pada akhirnya akan membentuk bagan seperti halnya sebuah cincin. Jaringan cincin tidak memiliki suatu titik yang bertindak sebagai pusat ataupun pengatur lalu lintas data, semua simpul mempunyai tingkatan yang sama. Data yang dikirim akan berjalan melewati beberapa simpul sehingga sampai pada simpul yang dituju. Dalam menyampaikan data, jaringan bisa bergerak dalam satu ataupun dua arah. Walaupun demikian, data yang ada tetap bergerak satu arah dalam satu saat. Pertama, pesan yang ada akan disampaikan dari titik ketitik lainnya dalam satu arah. Apabila ditemui kegagalan, misalnya terdapat kerusakan pada peralatan yang ada, maka data yang ada akan dikirim dengan cara kedua, yaitu pesan kemudian ditransmisikan dalam arah yang berlawanan, dan pada akhirnya bisa berakhir pada tempat yang dituju. Konfigurasi semacam ini relative lebih mahal apabila dibanding dengan konfigurasi jaringan bintang. Hal ini disebabkan, setiap simpul yang ada akan bertindak sebagai komputer yang akan mengatasi setiap aplikasi yang dihadapinya, serta harus mampu membagi sumber daya yang dimilikinya pada jaringan yang ada. Disamping itu, sistem ini lebih sesuai digunakan untuk sistem yang tidak terpusat (decentralized-system), dimana tidak diperlukan adanya suatu prioritas tertentu.

Ring Networks (Jaringan Cincin)

 
Ring Networks (Jaringan Cincin)

 

Ring Networks (Jaringan Cincin)


d. Tree Network (Jaringan Pohon)

Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 ke komputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

Topologi Jaringan Tree Network (Jaringan Pohon)

 
Topologi Jaringan Tree Network (Jaringan Pohon)


e. Bus Network Konfigurasi

dikenal dengan istilah bus-network, yang cocok digunakan untuk daerah yang tidak terlalu luas. Setiap komputer (setiap simpul) akan dihubungkan dengan sebuah kabel komunikasi melalui sebuah interface. Setiap komputer dapat berkomunikasi langsung dengan komputer ataupun peralatan lainnya yang terdapat didalam network, dengan kata lain, semua simpul mempunyai kedudukan yang sama. Dalam hal ini, jaringan tidak tergantung kepada komputer yang ada dipusat, sehingga bila salah satu peralatan atau salah satu simpul mengalami kerusakan, sistem tetap dapat beroperasi. Setiap simpul yang ada memiliki address atau alam sendiri. Sehingga untuk meng-access data dari salah satu simpul, user atau pemakai cukup menyebutkan alamat dari simpul yang dimaksud.

Topologi Jaringan Bus Network Konfigurasi


Topologi Jaringan Bus Network Konfigurasi


f. Plex Network (Jaringan Kombinasi)

Merupakan jaringan yang benar-benar interactive, dimana setiap simpul mempunyai kemampuan untuk meng-access secara langsung tidak hanya terhadap komputer, tetapi juga dengan peralatan ataupun simpul yang lain. Secara umum, jaringan ini mempunyai bentuk mirip dengan jaringan bintang. Organisasi data yang ada menggunakan de-sentralisasi, sedang untuk melakukan perawatan, digunakan fasilitas sentralisasi


Topologi Jaringan Plex Network (Jaringan Kombinasi)




Dengan menggunakan segala kelebihan dan kekurangan masing2 konfigurasi,
memungkinkan dikembangkannya suatu konfigurasi baru yang menggabungkan
beberapa topologi disertai teknologi baru agar kondisi ideal suatu
sistem jaringan dapat terpenuhi

Hati

Pernahkah Anda merasakan
bahwa Anda mencintai seseorang,
meski Anda tahu ia tak sendiri lagi?
Meski Anda tahu cinta anda takkan berbalas,
tapi Anda tetap mencintainya?

Pernahkah Anda merasakan,
bahwa Anda sanggup melakukan apa saja
demi seseorang yang Anda cintai,
meski Anda tahu ia takkan pernah peduli?
Atau pun ia peduli dan mengerti,
tapi ia tetap pergi?

Pernahkah Anda merasakan…
Dahsyatnya Cinta… !!!
tersenyum kala terluka, menangis kala bahagia,
bersedih kala bersama, tertawa kala berpisah !

Saya pernah tersenyum kala terluka…
karena Saya yakin,
bahwa Allah pasti akan memberikan yang lebih terbaik untukku.

Saya pernah menangis kala bahagia…
karena Saya khawatir kebahagiaan ini,
hanya sebuah kesemuan yang ditunggangi oleh hawa nafsu belaka.

Saya pernah bersedih kala bersama…
karena Saya takut,
Allah belum tentu menjadikannya untukku.

Dan, Saya juga pernah tertawa kala berpisah…
karena cinta memang tak harus memiliki
-cinta ada dalam jiwa, bukan dalam raga-,
dan serta Saya yakin bahwa
Allah telah menyiapkan cinta yang lain,
yang jauh lebih baik untukku…



pengunjung

Free counters!