Cara install Yahoo Messenger tanpa macet
Yahoo Messenger saat ini adalah program chatting yang sangat populer, & saya pun memakainya hampir setiap hari agar tidak kehilangan komunikasi dengan teman-teman. Kemarin, saat saya login ke Yahoo Messenger pake versi 8, ada sebuah pesan yang muncul agar saya meng-upgrade YM saya menjadi versi 9. Saya disarankan untuk menuju ke http://messenger.yahoo.com untuk mendownload installer Yahoo Messsenger versi 9. Filenya kecil, hanya 427kb, tetapi ketika diinstall, gagal maning gagal maning alias ga selesai-selesai. Jadi bagaimana solusinya?Installer Yahoo Messenger yang diperoleh dari http://messenger.yahoo.com adalah installer kecil yang ketika dijalankan akan mendownload file installer yang komplit. Lalu kenapa kita tidak mendownload file installer komplit sekalian? Ada bisa mendownload file installer yang komplit di sini (versi 9.00.2034, ukuran 14.5 MB):
Dengan menggunakan file installer yang komplit tadi, dijamin proses instalasi akan berjalan lancar tanpa takut koneksi putus, karena instalasi akan jalan terus meski koneksi internet putus.
Yahoo Messenger versi 9 ini sudah merupakan versi final (bukan beta) dan free. Untuk mempercepat download, bisa menggunakan
DAP. Jangan lupa untuk selalu menambah teman, buka menu Contact -> Add a contact, kemudian masukkan ID Yahoo atau email teman anda, misalnya
anakwisnu untuk menjadikan saya sebagai teman Anda. Selamat mencoba!
Hati
Pernahkah Anda merasakan
bahwa Anda mencintai seseorang,
meski Anda tahu ia tak sendiri lagi?
Meski Anda tahu cinta anda takkan berbalas,
tapi Anda tetap mencintainya?
Pernahkah Anda merasakan,
bahwa Anda sanggup melakukan apa saja
demi seseorang yang Anda cintai,
meski Anda tahu ia takkan pernah peduli?
Atau pun ia peduli dan mengerti,
tapi ia tetap pergi?
Pernahkah Anda merasakan…
Dahsyatnya Cinta… !!!
tersenyum kala terluka, menangis kala bahagia,
bersedih kala bersama, tertawa kala berpisah !
Saya pernah tersenyum kala terluka…
karena Saya yakin,
bahwa Allah pasti akan memberikan yang lebih terbaik untukku.
Saya pernah menangis kala bahagia…
karena Saya khawatir kebahagiaan ini,
hanya sebuah kesemuan yang ditunggangi oleh hawa nafsu belaka.
Saya pernah bersedih kala bersama…
karena Saya takut,
Allah belum tentu menjadikannya untukku.
Dan, Saya juga pernah tertawa kala berpisah…
karena cinta memang tak harus memiliki
-cinta ada dalam jiwa, bukan dalam raga-,
dan serta Saya yakin bahwa
Allah telah menyiapkan cinta yang lain,
yang jauh lebih baik untukku…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar